Selasa, 24 April 2012

Beautiful Maid Part 1

Diposting oleh My Fiction Story di 01.25 0 komentar
Sinopsis :
Menceritakan tentang seorang wanita bernama Lee Yoo Na,yang berasal dari keluarga sederhana didesa, Yoona pergi merantau ke Seoul karena kakek yang selama ini mengurusnya dan satu satunya keluarganya telah meninggal dunia.Yoo Na bekerja sebagai petugas kebersihan disebuah hotel mewah dan terkenal.. tidak sengaja yoo na telah menolong seorang kakek yang hampir celaka,dan ternyata kakek itu adalah pemilik Hotel tempat Yoona bekerja.. sikakek pun menjodohkan Yoona dengan cucunya yang juga Presdir di Hotel itu... bagaimana jika seorang Pria tampan,sukses,kaya raya,dan berpendidikan tingga dipaksa menikah dengan seorang gadis miskin,lugu,dan hanya seorang petugas kebersihan ??
Genre : Komedi Romantis,Drama
Tokoh :
  1. Lee Yoo Na ( tokoh utama Wanita )
  2. Park Yun Sung ( tokoh utama Pria )
  3. Kang Eun Hye ( cinta pertama Yun sung )
  4. Kim Jun Su ( sangat menyukai Yoona )
  5. Han Gae Wa ( teman wanita Yoona)
  6. Goo Ah Jung
  7. Park Shin Dong
  8. Park Han Guk ( kakek pemilik Hotel )




Didesa :
kakeeekkk......... “ sambil menangis dan terduduk ditanah Yoona menangisi kematian kakeknya yang sangat ia cintai.”bagaimana aku akan hidup kek ? Aku tidak punya keluarga lain selain kakek....kembalilah kek “ sampai waktu berubah menjadi gelap Yoona tetap terduduk lemas didepan foto kakeknya yang sudah tiada..

Di Seoul :
Seorang laki laki yang gagah turun dari mobil mewah,memakai setelan jas yang rapih dan gagah..Sambil terus berjalan memasuki Hotel dan disambut oleh para staff wanita Presdir Park Yun Sung tampak tidak menghiraukan ucapan sekretarisnya yang terus saja bicara mengenai jadwal meeting Hari itu.Park Yunsung adalah seorang Presdir Star Hotel sekaligus cucu dan pewaris satu satunya Grup Haewon.Pemilih sahar terbesar dikorea sekaligus menjadi maksot perekonomian Korea.
ketika sampai diruangannya Yunsung terkejut kerena sudah ada kakeknya yang sedang melihat keluar jendela Hotel.”kakek..kenapa kau ada disini ? Buakankah kau masih belum sehat ?” tanya Yunsung Khawatir “ aku tidak apaa apaa... aku kesini karena aku merindukanmu cucuku.. kenapa kau begitu sibuk hingga tidak bisa menghabiskan waktumu bersama kakek lagi seperti duluu..” jawab kakek lirih dengan nada memelas.
maafkan aku kek..tapi aku begitu sibuk belakangan ini,jadi aku tak bisa mengahabiskan banyak waktu denganmu lagi.”
kapan kau akan menikah ?” tiba tiba saja kekek bertanya dengan nada agak tinggi dan penasaran
ahh..ehh..kenapa tiba tiba kakek bertanya begitu ? Kekek kan tau aku tidak memiliki calon untuk aku nikahi..”
yaaaa... kau ini ! Aku sudah memilihkan calon untukmu begitu banyak..hampir setengah wanita di korea ..tapi kau terus saja menolak dengan berbagai alasan...” kekek terlihat marah dan mengacung acungkan tongkatnya kepada yunsung.. Yunsung terlihat kaget dan hanya terbengong melihat kakek yang sedang marah karena yunsung belum mau menikah.
maafkan aku kekk... tapi aku akan mencari calon istriku sendiri.. kakek bersabarlah “
bagaimana caramu mencari kalau kau sibuk bekerja seperti ini ? Bahkan melihat kakek pun kau tidak sempat “ ujar kakek sambil berjalan menuju pintu keluar
kau sudah tidak memiliki waktu untuk kakekmu yang malang ini.. setidaknya kau memberikan anakmu nanti untuk aku ajak bermain ... ahh... aku semakin Tua.. apa mungkin aku akan melihat cicitku nanti “ ucap kakek dengan nada memelas dan melirik penuh arti kepada Yun sung..kakekpun keluar dari ruangan Yunsung

haaaiisshhh.... bagaimana aku bisa menikah? Kekasihpun aku tak punya “ ucap Yunsung perlahan..

Dipinggir jalan :
stoop... aku ingin berjalan jalan sendiri,kalian pergilah” ucap kakek kepada supir dan pengawal pribadinya ditengah jalan sambil keluar dari mobil
tapi tuan..... kami tidak bisa meninggalkan kau disini sendiri “ ucap pengawal sambil menghampiri kakek
aku ingin menghabiskan waktu seorang diri.. kalau kalian tidak meninggalkan aku.. aku akan memecat kalian semua” jawab kakek sambil berlalu meningalkan pengawalnya yang kebingungan..

Didalam Bis :

kakek.. aku berada di seoul sekarang..aku sangat takut berada jauh dari desa kek.. tapi aku harus berjuang untuk masa depanku..itu yang kakek inginkan kan ? Aku akan menjadi orang yang bahagia kek.. aku berjanji... “ gumam Yoona didalam hati
aku akan tinggal bersama Gae hwa disini.. kekek jangan khawatir,aku akan baik baik menjaga diriku”

Pertama kali menginjakan kaki dikota Seoul Yoona terlihat sangat takjub dengan gedung gedung pencakar langit dan mobil mobil mewah serta fasilitas yang lengkap dikota itu,sambil mulutnya terus menganga dan berkata “woww,ini sungguh sangat jauh berbeda dengan kehidupan didesa” dengan pakaian kaos yang sederhana dan rok selutut Yoona berjalan seorang diri dengan secarik kertas ditangannya,sesekali Yoona merapikan rambut panjangnya yang dikepang dua karena ada beberapa orang yang melihatnya dengan aneh,bagaimana tidak? Dandanan Yoona yang sederhana dan terlihat kampungan sambil membawa tas pakaian yang sudah lusuh menarik perhatian warga kota besar itu..

Yoona berjalan dipinggiran kota Seoul sambil kebingungan mencari alamat Gae Hwa.dia pun terduduk disebuah bangku taman yang didepannya terhampat lapangan rumput hijau yang luas dimana banyak pemuda yang bermain bola.. Yoona memandang kesekeliling dan melihat seorang kakek yang sedang berjalan dipinggir lapangan sambil menggunakan tongkat, Yoona pun teringat kembali dengan kakeknya yang sudah meningga.Tiba tiba saja sebuah bola melayang kearah kakek itu dan mengenai tubuh sikakek sehingga kakek itupun terjatuh dan kesakitan.. Yoona yang melihat kejadian itu dengan jelaspun langsung berlari menghampiri kakek yang msih tergeletak ditanah sambil kesakitan memegang lututnya dan lengannya yang terkena bola..

ahhh...kakekkk apa kau baik baik saja ? Apa kau terluka parah ? Apa aku perlu menggendongmu ketabib ?” ucap Yoona sangat khawatir dengan keadaan kakek yang tak lain adalah kakek Park Han Guk pemilik Star Hotel.. “ sepertinya lututku terluka saat terjatuh..ahhh.. tanganku juga sakit “ jawab kekek sambil kesakitan. Yoona yang melihat kakek kesakitan sangat tidak tega dan membantu kakek duduk bangku taman.Dengan hati hati Yoona mengangkat celana kakek sebatas lutut dan ternyata lutut kakek benar terluka dan berdarah.. dengan cemas dan kebingungan mencari sesuatu yang bisa dugunakan untuk mengobati luka kakek tiba tiba Yoona teringat saat alm.kakeknya yang meludahi luka pada kaki Yoona saat Yoona terjatuh dari sepeda saat Yoona masih kecil.Dengan Cepat Yoona meludahi kaki kakek yang terluka.

Beeberapa saat kemudian :
apa kau sudah baikan? Kek ? Apa masih terasa sakit ditempat lain “ tanya Yoona dengan nada khawatir sambil memijit lengan kakek yang terkena bola dibangku taman dipinggir lapangan yang hijau... matahari bersinar cerah sore itu,banyak layangan yang mengudara dilangit...
aku baik baik saja sekarang..ini semua berkat kau nona.. aku sangat berterimakasih kepadamu yang sudah mau menolongku..dikota ini semua orang sangat sibuk dengan urusannya masing masing..tapi kau sudah bauk mau membantuku hari ini...” jawab kakek dengan wajah sumringah karena merasa senang dibantu Yoona
benarkah ? Aku bukanlah orang dari kota ini kek.. aku dari desa.. jadi aku tidak sibuk hari ini ? “ Ucap Yoona meyakinkan kakek
hmm... apa yang kau lakukan dikita ini nona ? Apa kau mencari seseorang ? Apa kau mencari kekasihmu yang diambil wanita lain dikota ini ? “ tanya kakek sambil bercanda
ahhh... aku memang sedang mencari orang kek.. tapi aku bukan mencari kekasihku yang diambil wanita lain “ jawab Yoona dengan nada mengejek
aku mencari alamat temanku yang berada dikota ini.. tapi sepertinya sulit sekali..” ucap Yoona sambil menunduk sedih..
kekek yang melihat Yoona sedih berusaha menghibur Yoona dengan memberikan lelucon.mereka pun tertawa dan bercerita sampai tidak terasa waktu telah sore dan langit mulai terlihat gelap..
hmm.. aku memiliki usahaku sendiri,.aku menyewakan beberapa kamar untuk tamu tinggal” jawab kakek atas pertanyaan Yoona yang menanyakan apa pekerjaan kakek
jadii kakek ini adalah seorang pemilik losmen? “ tanya Yoona penasaran.. kakek terdiam sejenak dan mengatakan “ iya... hahahahah aku adalah pemilik losmen murah dipinggiran kota Seoul ini“

Setelah asik berbincang bincang selama beberapa jam Yoona pun pamit pada kakek untung kembali mencari alamat rumah temannya.Karena kasihan pada Yoona kekek pun menawarkan bantuan untuk mencari alamat rumakh temannya itu. “ tunggu sebentar yah,kakek akan menelepon cucuku untuk mengantar kita.. kakek kan sudah tua,tidak bisa berjalan jauh.” ucap kakek sambil menjauh dan menelepon pengawalnya “ya,cepat jemput aku..bawalah mobil tua yang sudah usang,dan kalian pakailah pakaian yang normal dan usang .. mengerti ?? awas kalau tidak “

Tidak lama kemudian datanglah mobil tua yang sudah cukup usang dan 2 orang berada didalam mobil dengan pakaian kemeja biasa yang seperti orang lain pakai.saat hendak membukakan pintu mobil kakek berkedip kepada pengawalnya dan memasang mimik wajah yang sedikit mengancam.”ayoo.. kita antar nono ini mencari alamat “ ucap kakek sambil membukakan pintu mobil untuk Yoona “ terimakasih kakek,maaf aku merepotkanmu “

Tidak beberapa lama Yoona sudah sampai dirumah temannya yang dia cari dokota Seoul.” Terimakasih kakek,aku sangat berhutang budi padamu “ lain kali kalau kita bertemu lagi aku akan memasakan kau makanan yang enak bagaimana ? “ ucap Yoona sebagai tanda terimakasihnya kepada kakek yang berada didalam mobil sambil membuka kacanya.” ahh... tentu saja,aku akan sangat senang.. kalau begitu pergilah beristirahat..kita akan segera bertemu lagi “ jawab kakek

Yoona yang sudah bertemu temannya sangat senang dan memeluk Gae Hwa sambil menangis menceritakan apa yang telah terjdi pada kakeknya di desa.Gae Hwa pun ikut menangis dan menghibur Yoona yang sedang sedih..

Keesokan harinya Gae Hwa meminta kepada atasannya untuk menerima Yoona sebagai pegawai ditempat ia bekerja,dengan tampang memelas dan memohon Gae Hwa berhasil meminta atasannya Kim Dong Woo untuk memperkerjakan Yoona sebagai staff kebersihan.Ini semua karena Dong Woo yang diam diam menyukai Gae Hwa yang merupakan bawahannya,

Yoona yang baru pertama kali bekerja,dibimbing langsung oleh sahabatnya Gae Hwa saat menyusuri lorong lorong di Star Hotel. “ Yoona,kau hanya perlu membersikan seluruh kotoran dan debu,atau apapun yang kau lihat yang terlihat kotor,karena Presdir kita itu sangat tidak suka kalau melihat sesuatu yang kotor,apa kau mengerti ?” ucap Gae Hwa memberikan petunjuk dan pelajaran kepada Yoona. “iya aku mengerti Gae hwa,aku tidak akan membiarkan tempat ini ditempeli debu sedikitpun” jawab Yoona penuh semangat di hari pertamanya bekerja.” Gea Hwa yang sudah selesai memberikan wejangan kepada Yoona pun pamit pergi untuk membersihkan tempat lain

Sambil berjalan menyusuri lorong di Star Hotel mendorong peralatan kebersihan lengkap dengan ember berisi air bekas pelan didepannya Yoona bernyanyi nyanyi kecil,saat sampai dipersimpangan lorong karena terlalu bersemangat Yoona tidak memperhatikan ada orang yang juga sedang berjalan dari arah berlawanan,dan GUBRAAAKKK........ Trolly alat kebersihan yang Yoona bawa berserakan dilantai dan air pelan kotor yang ada ditrolly itupun membasahi celana dan sepatu seseorang pria dengan setelan jas. Yoona yang terkejut hanya terbengong sambil tangannya menutup mulutnya dan mata melotot.. “ Pak Presdir ..... “ ucap seseorang yang juga memakai pakaian jas rapih yang berada dibelakang pria yang basah itu........

Semua mata terbelalak melihat apa yang baru saja terjadi,termasuk Yoona yang sangat kaget saat tahu bahwa pria yang terkena air kotor adalah Presdir Hotel tempat Yoona bekerja.Wajah Yoona Yoona sangat ketakutan dan bingung apa yang harus ia lakukan,sampai kemudian Presdir Yunsung berteriak “ Yaaa... apa yang kau lakukan ? Apa kau bodoh ? Haiisss.... Sekretaris Kim... “ panggil Yungsung kepada sekretarisnya dibelakang yang masih terkejut “ iya Presdir..... “ jawab sekretaris Kim singkat dan penuh nada ketakutan ... “ cepat kau urus semua ini,aku tidak mau melihat orang ceroboh ini berada dalam Hotel kita” perintah Yunsung yang berarti memeinta sekretarisnya untuk mengurus pemberhentian kerja Yoona

Yoona yang masih kaget dan bingung berusaha meminta maaf kepada Yunsung namun sia sia,bahkan Presdir tidak menoleh saat Yoona memanggil dan meminta maaf.. “ kenapa jadi begini ? Aku baru saja bekerja.. kenapa sudah dipecat ? “ gumam Yoona saat Presdir dan rombongannya meninggalkannya..

APAAA ? “ Gae Hwa sangat kaget setelah mendengar apa yang terjadi dari Yoona ,dengan wajah tertunduk sedih Yoona menceritakan semuanya kepada Gae Hwa .Gae Hwa yang merasa kasihan kepada Yoona memeluknya dan mengatakan “ sudahlah,semuanya sudah terjadi “ Hibur Gae Hwa kepada Yoona.
iya,aku mengerti.. ini semua karena kesalahanku kan “
 
di pinggiran jalan kota seoul :

haaahh... andai saja kakek ada disini.. dia pasti akan menghiburku.. bukankah begitu kek ? “ gumam Yoona seoramh diri saat berjalan kaki setelah dipecat dari star Hotel.
heeiiiii.... nona peri .........” panggil seseorang dari belakang Yoona.ketika Yoona tidak segera menoleh sampai kemudian suara itu memanggil lagi “ Heiiii.... nona... Yoona ssi !! nona Yoonaaaaa....“ suara itu berteriak memanggil Yoona dengan jelas karena Yoona tidak juga menoleh.
Saat mendengar namanya dipanggil dengan jelas barulah Yoona menoleh kebelakang dan mendapati kakek yang kemarin ia tolong sedang berjalan dibelakangnya dengan mengunakan tongkat.. “ kakeeeekkkkk........ “ teriak Yoona sambil menghampiri kakek dengan wajah sumringah dan kembali berseri.
yaaa,apa yang kau lakukan disini ? Kenapa berjalan seorang diri ? Apa kau tidak takut diculik orang tidak dikenal ? “ tanya kakek dengan wajah mengejek karena tahu Yoona datang dari desa dan tidak pernah kekota besar. “ ahh kakek,kenapa bicara seperti itu ? Kalau ada orang yang mau menculikku,aku bisa melawan.. aku ini sangat mahir dalam berkelahi kek,karena kakekku selalu mengajarkan aku judo hehehehe “ jawab Yoona membela diri
beberapa saat kemudian Yoona dan kakek sudah duduk dibangku taman,dan Yoona menceritakan kepada kakek bahwa ia telah dipecat dari pekerjaannya karena telah menumpahkan air kotor ke tubuh Presdirnya “HAHAHAHA.... kau lucu sekali Yoona a,harusnya aku melihat kejadian itu,pasti wajah Presdirmu itu berubah warna dari merah,hijau,dan merah lagi karena marah padamu,benarkan ? “ ejek kakek mendengar cerita Yoona “ kekkkkeeek.... kenapa bicara begitu ? Aku kan sedang bersedih,kau seharusnya menghiburku..kenapa mengejekku ? “ ucap Yoona dengan wajah kesal kepada kakek sambil melipat tangannya didada dan membuang wajah. “ hahah aku tertawa,apa kau tidak merasa terhibur ? Ahh.. sudahlah ..memangnya dimana kau bekerja ? “ tanya kakek.... “ Star Hotel..aku bekerja di Star Hotel kek” jawab Yoona polos sambil tetap menunjukan rasa sedihnya.kakek pun terkejut

Kakek yang tahu Yoona bekerja di Star Hotel pun merasa bahwa ini adalah takdir,kalau Yoona ternyata bekerja di Hotel miliknya yang diurus oleh cucu kesayangannya Yun Sung,yang juga adalah Presdir Hotel yang terkena tumpahan air kotor oleh Yoona.kakek tidak memberitahukan kepada Yoona bahwa dia adalah pemilik hotel tempat Yoona bekerja.Diam diam kakek akan membantu Yoona...
 
Dirumah Gae Hwa :
Apaaaaaa ?? “ ucap Yoona terkejut saat mendengar gae Hwa mengatakan bahwa Yoona boleh bekerja kembali di Star Hotel “apa kau serius ? Tapi kenapa aku boleh kembali bekerja Gae hwa ? Apa Presdir sudah memaafkanku ? Tanya Yoona penuh antusia dan wajah bahagia “ aku tidak tahu,aku hanya diminta untuk membawa kau kembali bekerja oleh manager,tapi sudahlah.. yang penting kan kau bisa kembali bekerja bersamauku lagi .. “ mereka berdua pun berpelukan sambil tertawa bahagia...
 

Hampir setiap hari hari kakek menemui Yoona,setelah Yoona pulang bekerja.Mereka pergi berjalan jalan,memancing di danau,dan pergi ke panti asuhan milik kakek.Tapi tentu saja kakek mengatakan bahwa itu bukan miliknya.Kakek sangat senang menghabiskan waktu bersana Yoona,kakek merasa ada ikatan kepada Yoona walaupun tidak bisa ia mengerti kenapa kakek merasa sangat dekat dan menyayangi Yoona seperti keluarganya sendiri,itu semua karena kakek telah kehilangan sosok seorang cucu yang ia sayangi dari Yunsung,karena Yunsung sibuk bekerja,kakek merasa kesepian dihari tuanya.

Yoona pun merasakan hal yang sama,Yoona merasa bahwa kakek sangat baik kepada yoona dan menganggap kakek seperti kakeknya sendiri,kakek dan yoona sangat dekat tanpa yoona tahu bahwa kakek yang dia kenal sebagai pemilik losmen murahan dipinggir kota Seoul ternyata adalah pemilik Star Hotel yang mewah tempat Yoona bekerja.Yoona yang polos tidak mencurigai kakek berbohong karena kakek telah menutupi kebohongannya dengan sangat rapih,kakek selalu mengunakan mobil tua yang sudah usang dan hanya membawa 1 pengawal yang kakek jadikan sopir dengan pakaian yang tidak mencolok tentu saja.
Yoona yang sangat asik bermain dengan anak kecil membuat kakek merasa terkesan dengan Yoona yang sangat menyukai anak anak dan lagi yoona sangat pandai memasak.Terbesit bayangan dipikiran kakek untuk melihat cucunya menikah dengan wanita seperti Yoona..” ahh... Yoona,andai saja Yunsung bisa menikahi gadis sepertimu.. aku pasti akan sangat senang luar biasa.. “ kakek bergumam sendiri tanpa ia sadar bahwa hal itu bisa saja terjadi,lalu tiba tiba kakek tersadar bahwa itu bisa saja terjadi “Yoona dan Yunsung pasti bisa menjadi pasangan yang baik “ ucap kakek sambil tersenyum licik,menandakan bahwa ada rencana besar yang akan kakek lakukan pada yunsung dan yoona.
Di Star Hotel :

Apaa ? Apa itu benar ? Bagaimana bisa aku menjadi pelayan khusus Presdir ? Aku kan punya pengalaman buruk dengannya Gae Hwa .. “ ucap Yoona dengan nada terkejut luar biasa saat diberitahukan Gae Hwa bahwa ia menjadi pelayan khusus Presdir. “ Aku juga tidak tahu yoona,kenapa tiba tiba kau diangkat menjadi pelayan Presdir..yang penting sekarang kau harus berhati hati dan teliti yoona “ ucap Gae hwa serius kepada yoona yang masoh shock
 
Diruang kantor Yunsung :

Apaaa ? Apa aku tidak salah dengar ? Kakek.. kenapa kau lakukan ini ? Aku bisa mengurus diriku sendiri,aku tidak memerlukan pelayan Pribadi kek... aku tidak membutuhkannya“ ucap Yunsung meyakinkan kakek saat tahu kakek menyuruh yunsung untuk memperkerjakan pelayan pribadi. “ sudahlah.. untuk kali ini saja kau turuti apa perkataan kakek.. jadi dengar saja.apa kau mengerti ? “ ucap kakek dengan nada tinggi dan sedikit menggertak yunsung.melihat kakeknya yang marah yunsung kaget dan tidak bisa melakukan apa apa lagi,dengan wajah polos dan takut yunsung berkata “ baik baik baik.. aku turuti kamauan kakek.. aneh sekali kakek ini“
baiklah kalau begitu,. “ jawab kakek sambil berbalik membelakangi yunsung dan pergi ke arah pintu keluar sambil tersenyum licik penuh arti

satuu.... Presdir kita itu sangat tidak suka debu dan ada benda benda miliknya yang berubah posisinya dari keadaan semula.. “ ucap Gae Hwa memberikan nasihat kepada yoona diatas Gedung Hotel yang terbuka sambil memakan bekal makan siang yang mereka bawa. “ Dua... Presdir tidak suka kalau harus menyuruh dua kali,jadi ingatlah,apa yang dia minta harus kau kerjakan segera dan sempurna yoona !” tambah Gae hwa
tigaa.... jangan sesekali kau menatap matanya terlalu lamaa “ ucap gae Hwa dengan mimik wajah yang aneh. “ kenapaa ? Apa dia punya penyakit mata ? “ tanya yoona penasaran
karanaa,, kalau kau menatapnya terlalu lamaa.. nanti kau akan jatuh cinta padanya !! dia itu sangat tampan kan Yoona... matanya itu bisa mampu menghipnotis para wanita kau tahu !!” jawab Gae Hwa dengan nada genit dan lucu.
haiisssshh.... kau ini gae hwa,aku akui dia memang tampan,tapi sikapnya sangat kasar.. aku tidak menyukainya,kasihan sekali yang jadi kekasihnya,pasti dia menderita “ ucap yoona sambil membayangkan kejadian dilorong Hotel saat ia menumpahkan air kotor kepada yunsung..
itu karena kau belum mengenalnya,. Nanti setelah menjadi pelayan pribadinya mungkin kau akan berkata lain yoona,heheheh SEMANGAT“ ucap gae hwa kepada yoona yang masih melamun
haaaiiss... semangat apanya ? Sudahlah.. aku ngeri membayangkan Presdir itu “
Gae Hwa hanya tertanya melihat ekspresi Yoona yang sudah merasa frustasi karena harus menjadi pelayan pribadi Presdir yunsung.


Hari pertama Yoona menjadi pelayan pribadi yunsung.
Yoona yang sudah siap dengan pakaian pelayannya sedang membersikan ruangan kerja Yunsung sambil membayangkan nasihat nasihat yang Gae Hwa berikan kepada Yoona “ satuu.... Presdir kita itu sangat tidak suka debu dan ada benda benda miliknya yang berubah posisinya dari keadaan semula.. “
dengan sangat hati hati Yoona membersihkan meja kerja Yunsung dan kembali menata barang barang milik Yunsung pada tempatnya semula.Saat sedang serius membersihkan ruangan tiba tiba saja suara pintu terbuka,yoona langsung menoleh kearah datangnya suara saat yang dilihatnya Presdir Yunsung sedang berdiri diambang pintu dengan detelan Jas Hitam yang gagah,dan sepatu warna senada yang mengkilap.. mereka berdua bertatapan...

Yunsung yang melihat yoona sedang berdiri disamping meja kerjanya menatap yoona sesaat dengan ekspresi wajah berfikir.Yoona yang kaget karena tiba tiba yunsung datang sangat gugup dan tidak sengaja menjatuhkan bingkai foto dari mejanya,Yoona bergegas jongkok dan akan mengambil bingkai itu.dan menaruhnya kembali dimeja,Kemudian pamit keluar ruanganYunsung yang tidak mengiraukan Yoona langsung berjalan dan duduk dikursinya,Yunsung masih tidak mengingat wajah Yoona yang adalah pelayan Hotel yang menumpahkan air kotor ditubuhnya beberapa waktu lalu.
Yunsung bertanya kepada sekretaris Kim kenapa pelayan itu masih berada di ruangannya saat Yunsung datang,dan sekretaris Kim menjelaskan mengenai pelayan Khusus yang merupakan perintah Tanya langsung dari kakek Yunsung.Yunsung yang mendengarnya kaget dan segera menelepon kakek.”kenapa aku tidak diberitahu tentang pelayan pribadi ini kek “ Tanya Yunsung melalui telepon “ Kau kan cucuku,Hotel itu juga miliku,jadi aku tidak perlu bertanya untuk hal kecil seperti ini kan,kau terlalu sibuk untuk mempermasalahkan masalah seperti ini Yunsung,sudahlah”
Dilain sisi Yoona curhat kepada Gae Hwa bahwa Yunsung ternyata tidak mengenali Yoona yang telah menumpahkan air kotor kepakaian Yunsung “ benarkah ? itu bagus sekali Yoona,kau bisa bekerja dengan aman sekarang,dia tidak mengenalimu”
Ketika sedang bekerja Yunsung seperti mengingat ingat wajah Yoona yang sangat Familiar,tapi Yunsung tidak ingat dan dia tersenyum saat yang dia ingat wajah lugu Yoona yang kaget bukan main saat melihat Yunsung datang tadi pagi.Yunsung memanggil Yoona dan memintanya membelikan Coffe Latte di kafe favorit Yunsung. Yoona yang mengiyakan perintah Yunsung dan pergi untuk membeli coffe latte walaupun dia sebenarnya tidak tahu dimana kafe yang Yunsung bilang karena dia hanya tahu jalan pulang dari starHotel kerumahnya bersama Gae Hwa.Yoona yang berkeliling mencari kafe itu pun akhirnya menemukan kafe yang letaknya berada di unjung persimpangan jalan menuju star Hotel,namun sayang saat diperjalanan kembali ke Hotel,Yoona tidak sengaja menginjak buntut anjing yang sedang tertidur dipinggir jalan,Yoona berlari menghindari kejaran anjing itu,namun sayang ia terjatuh dan menumpahkan coffe latte pesanan Yunsung ke rok seragamnya.
          “maafkan aku,tadi aku dikejar anjing ganas,dan menumpahkan kopi pesananmu Presdir “ ucap Yoona polos dihadapan Yunsung yang sedang duduk dibelakang mejanya.Yunsung memandangi Yoona dari atas sampai bawah,karena keadaan Yoona yang kacau dan berantakan setelah dikejar anjing.Yunsung hanya mendengus tanda tidak percaya apa yang sedang dilihatnya saat ini “ sebagai gantinya,aku membuatkanmu kopi,ini juga sangat enak “ ucap yoona mencoba menebus kesalahnnya.Yunsung yang marah langsung membentak Yoona yang tidak memberikan apa yang yunsung minta,yaitu Coffe latte dan menyuruh Yoona pergi.
          Kakek yang datang keHotel melihat Yoona berjalan menuju atas gedung dengan wajah muram segera mengikutinya dan memerintahkan pengawalnya untuk tidak mengikutinya.Yoona kaget saat melihat kakek berada disana kaget.Kakek mengatakan sedang ada urusan didekat hotel dan sengaja mampir untuk melihat Yoona,Yoona sangat senang dan menceritakan apa yang baru saja ia alami kepada kakek.Kakek merasa kasihan dan mengatakan suatu saat nanti Yoona juga harus membuatkan kopi untuk kakek.
          Yunsung yang sedang serius bekerja didepan laptopnya tanpa disadari meminum kopi buatan Yoona yang ditaruh diatas meja Yunsung,sesaat setelah meneguknya Yunsung kaget dan membatu.yunsung sangat terkejut saat menyadari bahwa yang ia minum adalah kopi buatan Yoona yang ternyata sangat percis dengan rasa kopi buatan ibunya yang sudah meninggal saat yunsung masih muda.Ingatan Yunsung kembali ke saat ibunya dan ayahnya sedang menikmati waktu sore hari di taman halaman rumah mereka,ibu Yunsung membuatkan kopi untuk ayahnya yang sangat disukai ayah yunsung “kenapa ayah sangat suka kopi ?” Tanya Yunsung kepada ayahnya “ayah tidak menyukai semua kopi nak ,ayah hanya menyukai kopi buatan ibumu yang enak ini “ jawab ayah Yunsung “ suatu saat nanti kau akan menemukan rasa yang sangat kau sukai “ tambah ayahnyunsung kepada anaknya yang masih berumur 9 tahun.
          Yunsung yang masih terkenang masa masa bersama orang tuanya lalu pergi mencari Yoona.Yoona masih berada diatas gedung bersama kakek yang sedang menghiburnya dengan lelucon yang membuat Yoona tertawa terbahak bahak.Yunsung pun kesal karena tidak menemukan Yoona dimanapun..
          Saat berada dilift Yunsung merasa ada sesuatu yang mengganjal dihatinya mengenai pelayan barunya itu namun Yunsung tidak tahu apa itu.disaat yang bersamaa Yoona berada didepan pintu lift bersama kakek,namun Yoona harus berpisah dengan kakek didepan pintu lift karena kakek harus menaiki lift turun.beberapa detik setelah kakek naik lift terbukalah pintu lift yang akan dinaiki Yoona,yang ternyata sudah ada Yunsung didalamnya.mereka terkejut dan merasa canggung.Yoona canggung karena kejadian tadi dia dimarahi,sedangkan Yunsung canggung karena ada sesuatu yang mengganjal dihatinya mengenai Yoona.Yoonapun naik lift bersama Yunsung,mereka membisu sampai lift terbuka dan berpisah didepan pintu lift.
          Yunsung merasa aneh pada dirinya sendiri,karena dari tadi Yunsung mencari yoona,tapi setelah bertemu bahkan yunsung tidak mengatakan sepatah katapun pada yoona.
Karena hari ini libur gae hwa mengajak yoona berjalan jalan keliling kota,mengunjungi tempat tempat yang ramai,dan indah..saat sedang berjalan jalan gae hwa mendapat telepon dari kekasihnya.Yoona yang sedang asik melihat lihat barang barang yang dijual dipasar wisata itu tanpa sadar telah berpisah dari gae hwa.Gae hwa pun tidak sadar bahwa Yoona sudah tidak ada dibelakangnya lagi.Yoona yang sudah terpisah jau dengan Gae hwa baru sadar gae hwa tidak ada karena saat ingin membeli gelang cantik uangnya ada ditas yang dibawa Gae hwa.Yoona mencari berkeliling namun itu membuatnya berjalan semakin jauh dari gae hwa.akhirnya gae hwa sadar yoona tidak ada setelah menutup teleponnya dan mencari Yoona.Gae hwa sangat khawatir kepada Yoona yang tidak membawa uang sepeserpun dan tidak ada HandPone untuk berkomunikasi.
Hari sudah mulai gelap<yoona yang sudah lelah mencari Gae hwa duduk berjongkok didepan toko dipinggiran jalan.kemudian ada orang yang melemparkan uang receh kepadanya<yoona yang kaget dilempar uang receh langsung berdiri karena dianggap pengemis.Yoona berjalan tanpa arah sampai kemudian dia melihat Presdir Yunsung yang masuk kedalam minimarket.Yoona langsung berjalan cepat menuju mobil Yunsung yang diparkir didepan Toko,Yoona berniat untuk meminta tolong kepada Yunsung tapi ia mengurungkan niatnya karena mengingat sikap Yunsung yang kejam dan tidak bersahabat.
Dengan diam diam Yoona masuk kedalam mobil Yunsung dan bersembunyi dibawahnya dengan aman.Yoona berfikir kalau Presdir pasti akan pergi kekantor besok dan ia bisa kembali bertemu dengan gae hwa.Setelah selesai membeli arak,Yunsung langsung masuk dan menaruh banyak botol minuman itu dimobilnya dibelakang.Yoona yang bersembunyi dibawah sangat takut kalau dia ketahuan sehingga si menutup matanya dan bernafas perlahan lahan,kemudian tidak sengaja Yoona membuang angin.Yoona yang kaget langsung membuka matanya dan takut akan ketahuan..
 
To Be Continued....
Created by : Mrostania
 

My Fiction Story Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review